Cara mengatasi 'Insufficient Storage Available' di Android
Android Tips
Permasalahan 'Insufficient Storage Available' yang paling sering mengganggu pengguna android, dan cara mengatasinya
Permasalahan 'Insufficient Storage Available' yang paling sering mengganggu pengguna android, dan cara mengatasinya
Kali ini saya akan membahas salah satu problem yang paling sering dihadapi oleh pengguna Smartphone Android. Permasalahan yang paling sering muncul di Android yaitu ketika kita akan menginstal aplikasi dari playstore, lalu muncul kalimat 'Insufficient Storage Available' dan kita gagal dalam memasang aplikasi tersebut. Permasalahan ini sangat mengganggu, karena meskipun kita memiliki space yang cukup atau hanya akan memasang aplikasi yang ukurannya kecil tetap tidak bisa.
Permasalahan ini tidak hanya terjadi di Android yang memiliki kapasitas memori yang kecil, bahkan Android yang memiliki kapasitas 64GB pun bisa mengalami permasalahan 'Insufficient Storage Available' ini. Meskipun kita tau bahwa kita masih memiliki space di kartu memori, tapi tetap saja ketika kita akan memasang aplikasi akan muncul peringatan 'Insufficient Storage Available'.
Sebelum kita ngebahas bagaimana Cara mengatasi 'Insufficient Storage Available' di Android. Saya akan menjelaskan sedikit tentang apa perbedaan Internal dan External Storage.
Dalam Android, Internal Storage itu tidak dapat dilepas seperti External Storage. Dan didalam Internal storage itu memiliki isi yang mirip dengan Android lain. Folder Musik, Foto, Video, Rekaman, Aplikasi, dan System. Space yang tersisa itulah yang akan kita gunakan untuk menginstal aplikasi tambahan yang kita pasang melalui playstore, dan biasanya hanya tersisa kurang dari setengah kapasitas Internal Storage.Ketika kita menggunakan External Storage untuk aplikasi, tidak semua data aplikasi tersebut ada di External. Ada beberapa file system yang akan dipisah dan disimpan secara otomatis di Internal. Biasanya file tersebut merupakan file system aplikasi yang sengaja dipisah agar tidak bisa dimodifikasi oleh pengguna Android. Biasanya file tersebut berisi data Paid License, menu In-App Purchase, dan data akun kamu.
Sedangkan External biasanya berisi file-file user seperti foto, musik, dan file lain yang bisa diakses baik dari android langsung maupun melalui sambungan kabel data usb. Jadi meskipun kita menginstal semua aplikasi ke External, masih ada data yang akan masuk ke Internal. Bahkan data itu terkadang akan tetap ada meskipun kita sudah uninstal aplikasi tersebut, sehingga space Internal kita terpakai.
Langkah #1 Bersihkan Cache dari aplikasi
Pertama kamu pergi ke menu Pengaturan / Setting, kemudian pilih Aplikasi / Apps. Setelah itu kamu lihat menu Download, lalu pilih Sortir Ukuran / Sort by Size. Nanti aplikasi dengan ukuran paling besar akan ada di urutan paling atas.![]() |
| Setting > App > Downloaded |
Setelah itu kamu klik salah satu aplikasi yang sekiranya sudah jarang dipakai. Nanti akan muncul informasi data dari aplikasi tersebut seperti ini.
![]() |
| Opsi Aplikasi |
Sedangkan dibawahnya itu Cache, kamu bisa langsung clear cache aplikasi tersebut. Hal itu tidak akan berpengaruh atau merusak aplikasi. Mungkin hanya akan memperlambat loading ketika membuka aplikasi tersebut karena harus membaca ulang datanya. Biasanya Aplikasi bawaan Android seperti Chrome, Google+, memakan banyak ruang atau size dari Cache nya. Jadi bersihkan saja Cache aplikasi tersebut. Dan biasanya Aplikasi yang memakan banyak ruang karena Cache adalah aplikasi Browser, Chat, Music, Video. Jadi kalau memang sudah jarang digunakan sebaiknya dibersihkan saja Cache nya.
Membersihkan Cache bisa dilakukan dengan cara diatas, atau juga bisa menggunakan bantuan aplikasi pembersih cache yang bisa di pasang gratis melalui playstore. Biasanya banyak yang menggunakan CCleaner untuk membersihkan cache, tapi kalian bebas menggunakan apa saja asalkan aplikasi tersebut terpercaya.
![]() |
| Contoh Aplikasi pembersih cache |
Langkah #2 Pindahkan aplikasi ke SD Card
Kalau kamu memiliki banyak space di SD Card, tidak ada salahnya memindahkan aplikasi yang ada di Internal ke SD Card. Caranya buka Setting > Apps > Moveable. Lalu kamu lihat ada urutan aplikasi dan juga lingkaran disebelahnya. Biasanya aplikasi yang ada di Internal memiliki lingkaran berwarna abu-abu, kamu klik lalu kamu tekan 'Move to SD Card'.Kalau sudah ada di SD Card , lingkarannya akan berubah menjadi warna biru. Tapi saya masih belum tau apa semua setingan sama seperti itu atau berbeda. Tetapi di Android yang saya gunakan langkahnya seperti itu. Mungkin kalau berbeda bisa ditanya lewat komentar.
Dengan memindahkan aplikasi ke SD Card, kamu bisa menghemat ruang Internal. Jadi kamu bisa memasang lebih banyak aplikasi ke Internal nantinya. Kalau kalian bingung cara memindahkannya, bisa kalian cari aplikasi yang dapat memindahkan aplikasi dari Internal ke SD Card dari playstore. Tapi biasanya aplikasi tersebut memerlukan Android yang sudah di Root.
Langkah #3 Menghapus file yang tidak terpakai
Kalau kedua langkah tersebut masih tidak mempan, maka langkah terakhir yaitu dengan menghapus file yang sudah tidak terpakai, atau memindahkannya ke penyimpanan lain seperti komputer. Atau kalian bisa juga dengan menguninstal aplikasi aplikasi yang tidak terpakai agar Internal tidak terlalu penuh.
Menghapus file juga bisa dilakukan dengan menggunakan CCleaner. Aplikasi tersebut akan mendeteksi data yang tidak pernah digunakan dan kita bisa memilih untuk menghapusnya atau tidak. Kalian juga bisa menghapus secara manual data yang sekiranya sampah di Internal. Biasanya seperti data iklan dari sebuah aplikasi.
Dan ada 1 lagi data yang biasanya memenuhi Internal. Data tersebut ada didalam folder kamera / DCIM. Tapi syaratnya kamu harus bisa unhiden file system agar kamu bisa membuka folder tersebut. Ketika sudah di unhidden, kamu buka folder DCIM lalu disitu ada folder Thumbnail. Kamu bisa hapus folder tersebut karena didalamnya ada file Thumbnail yang ukurannya sangat menguras ruang Internal kamu. File tersebut bisa sampai 2gb. Dan itu isinya hanya copy dari semua file foto yang ada di Android kamu.
Dan ada 1 lagi data yang biasanya memenuhi Internal. Data tersebut ada didalam folder kamera / DCIM. Tapi syaratnya kamu harus bisa unhiden file system agar kamu bisa membuka folder tersebut. Ketika sudah di unhidden, kamu buka folder DCIM lalu disitu ada folder Thumbnail. Kamu bisa hapus folder tersebut karena didalamnya ada file Thumbnail yang ukurannya sangat menguras ruang Internal kamu. File tersebut bisa sampai 2gb. Dan itu isinya hanya copy dari semua file foto yang ada di Android kamu.
| Folder Thumbnail di DCIM |
Itu dia bagaimana Cara mengatasi 'Insufficient Storage Available' di Android. Jika kalian memiliki cara lain mungkin kalian bisa memberitahukan ke saya agar bisa saya tambahkan. Inti dari Cara mengatasi 'Insufficient Storage Available' di Android yaitu kamu harus selalu teliti untuk mengecek file-file sampah di internal. Karena hal itulah yang menyebabkan android mengalami eror Insuficient Storage.



